Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Lonjakan Harga Minyak Jadi Penekan

Nilai tukar rupiah melemah 0,26 persen menjadi 17.864 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Kamis. Penurunan ini dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia akibat ketidakpastian perundingan damai Iran-AS, di mana harga WTI naik menjadi US$ 92,16 dan Brent mencapai US$ 103,08 per barel. Kenaikan harga minyak memberikan tekanan ekonomi bagi negara pengimpor seperti Indonesia.

Selain itu, penguatan dolar AS terjadi karena ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed. Analis memperkirakan peluang kenaikan 25 bps pada Oktober mencapai 70 persen dan lebih dari 50 persen pada Desember. Rupiah diprediksi akan bergerak dalam rentang 17.800 hingga 17.950 per dolar AS, tergantung pada harga minyak dan kebijakan moneter AS.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait