Ledakan Hilirisasi Nikel Picu Lonjakan PLTU Captive Batu Bara RI
Warta Ekonomi± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ledakan industri hilirisasi nikel Indonesia mendorong lonjakan penggunaan PLTU captive berbahan bakar batu bara. Berdasarkan analisis Ember, total pasokan listrik captive Indonesia mencapai lebih dari 161 TWh pada 2025, dengan industri pengolahan nikel sebagai penyerap terbesar dengan konsumsi listrik lebih dari 81 TWh. Sekitar 94% listrik untuk pengolahan nikel berasal dari batu bara, sementara sisanya disuplai oleh energi terbarukan seperti tenaga air, biomassa, dan surya.
Bagikan
Berita terkait
Ambisi RI Miliki 100 GW PLTS dan Keluar dari Batu Bara, Realistis?
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 12.15
Permintaan Batu Bara Dunia Diproyeksi Melemah, Kecuali dari Negara Ini
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 08.15
Kementerian ESDM Prediksi Permintaan Batu Bara Global Turun dalam 5 Tahun
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.17
Kapasitas PLTS China Tembus 1.288 GW, Lampaui Batu Bara
kumparan · 8 September 2026 pukul 12.24