Permintaan Batu Bara Dunia Diproyeksi Melemah, Kecuali dari Negara Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337685/original/025453500_1788252807-batu2.jpg)
Permintaan batu bara global diproyeksikan melemah dalam lima tahun ke depan seiring peningkatan penggunaan energi terbarukan, namun peluang pertumbuhan masih tersedia di India dan Asia Tenggara, khususnya pada 2027. China dan India diperkirakan akan tetap menjadi pasar ekspor utama batu bara Indonesia. Menurut Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno, pasar global cenderung mengalami penurunan tipis, sementara India dan kawasan Asia masih memberikan ruang bagi pertumbuhan.
Ekspor batu bara Indonesia pada 2025 mencapai 390,93 juta ton dengan nilai US$24,48 miliar, mengalami penurunan 19,70% secara tahunan dibandingkan 2024. India menjadi tujuan ekspor terbesar dengan 100,24 juta ton (US$4,97 miliar), diikuhi China dengan 81,79 juta ton (US$4,58 miliar). Produksi nasional mencapai 817,48 juta ton, dengan 63,89% dialokasikan untuk ekspor, 30,2% untuk kebutuhan domestik, dan 5,9% sebagai stok.
Menghadapi proyeksi melemahnya permintaan global, pemerintah tidak lagi fokus pada peningkatan volume produksi, tetapi menyeimbangkan produksi dengan kebutuhan pasar. Target produksi batu bara untuk 2026 ditetapkan sekitar 600 juta ton melalui RKAB 2026, lebih rendah dari realisasi 2025. Pemerintah juga mendorong peningkatan efisiensi, penekanan pada aspek ESG, dan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah batu bara secara domestik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.10
RI Sudah Produksi 423 Juta Ton Batu Bara Sampai Juli 2026
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.17
Kementerian ESDM Prediksi Permintaan Batu Bara Global Turun dalam 5 Tahun
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.45
RKAB Dipangkas, Produksi Batu Bara RI Turun 8 Juta Ton/Bulan di 2026
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.39
423,71 Juta Ton Batu Bara Dikeruk Hingga Juli 2026
Berita terkait
Kapasitas PLTS China Tembus 1.288 GW, Lampaui Batu Bara
kumparan · 8 September 2026 pukul 12.24
Penjualan Tesla di China Turun 12,4%, Namun Ekspor Terus Meningkat
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 08.23
IBC Bidik India dan Brasil Jadi Pasar Utama Baterai
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 19.30
PTBA Bidik Bisnis Baru Hilirisasi Batu Bara, Tak Cuma DME!
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.25