Lulus Seleksi Unhan, Calon Kadet Putri Pilih Mundur karena Tak Bersedia Lepas Hijab
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Calon mahasiswa Program S-1 Kedokteran Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Asma Wafa Andina, memilih mundur setelah dinyatakan lulus seleksi tingkat pusat. Keputusan ini diambil karena tidak bersedia melepas hijab yang disuruhkan selama menjalani pendidikan di Unhan. Wafa mengaku mendapat informasi bahwa kadet putri berhijab wajib melepasnya, termasuk pertanyaan langsung pada sesi wawancara akademik pada 7 Juni 2026. Meskipun tidak ada aturan tertulis mengenai pelepasan hijab dalam dokumen perjanjian, pihak panitia memberikan arahan pimpinan bahwa kadet asal Palestina sebagai pengecualian. Karena menolak kebijakan tersebut, Wafa mengundurkan diri pada 24 Juni 2026 dengan alasan 'tidak bersedia melepas hijab'. Keputusannya menjadi sorotan di media sosial dan memunculkan perdebatan tentang transparansi aturan dalam proses penerimaan mahasiswa Unhan.
Bagikan
Berita terkait
Kemhan Tegaskan Tidak Ada Larangan Penggunaan Hijab bagi Kadet Unhan
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 13.11
Kadet Dilarang Pakai Hijab, Komisi I Singgung Peraturan Rektor Unhan
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 00.01
PKS soal Polemik di Unhan: 'Jangan Sudah Ikut Seleksi Berbulan-Bulan, Lalu Ada Syarat Hijab'
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 20.26
Komisi I Dukung Unhan Konsisten Terapkan Tak Ada Larangan Pengunaan Hijab
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 18.57