Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Malaysia Batalkan Rencana Akuisisi Pemasok Paspor Senilai USD 1,9 Miliar

Pemerintah Malaysia resmi membatalkan rencana akuisisi Datasonic Technologies Sdn. senilai USD 1,9 miliar (7,5 miliar ringgit). Keputusan diambil setelah induk perusahaan NexG Bhd. mengungkapkan pemerintah sedang mempertimbangkan akuisisi tersebut. Dewan Keamanan Nasional Malaysia menyatakan pemerintah tetap mengeksplorasi langkah menjaga keamanan dan kedaulatan identitas warga serta memastikan nilai terbaik penggunaan dana publik. Datasonic merupakan pemasok paspor dan kartu identitas Malaysia dengan kontrak hingga 2032 bernilai 2,46 miliar ringgit. NexG menyatakan penjualan unit bisnis dapat berdampak pada operasional dan status pencatatan di Bursa Malaysia. Mantan eksekutif NexG, Victor Chin, menyebut adanya perselisihan korporasi terkait upaya pengambilalihan oleh Aminul Islam.

Berita terkait