Maman Ungkap Biang Kerok Produk UMKM Lokal Sulit Bersaing di RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengungkapkan penyebab produk UMKM lokal sulit bersaing di pasar dalam negeri. Menurutnya, berbagai dukungan pemerintah seperti pembiayaan, pelatihan, dan peningkatan kapasitas produksi belum cukup jika pelaku usaha tidak bisa menjual produknya. Dalam acara UMKM Finance Summit 2026 pada Selasa (11/8), ia menyebut masalah utamanya adalah produk yang sudah diproduksi tidak laku di pasar.
Maman menjelaskan bahwa pasar domestik Indonesia dipenuhi produk impor, sehingga usaha wong cilik harus bersaing dengan barang-barang dari luar negeri. Ia menilai tambahan pembiayaan dan pelatihan tidak akan efektif selama akses pasar bagi UMKM masih sulit. Ia juga menegaskan pemerintah tidak anti terhadap produk impor, tetapi masuknya barang luar negeri harus mempertimbangkan kemampuan industri dan UMKM dalam negeri untuk memproduksi barang serupa.
Selain itu, Maman mengaitkan persoalan penyerapan produk dengan risiko pembiayaan UMKM. Jika produk tidak terserap pasar, pelaku usaha bisa kesulitan membayar pinjaman dan berujung pada kenaikan kredit bermasalah atau NPL. Karena itu, ia menilai pengembangan UMKM tidak bisa hanya fokus pada pembiayaan, tetapi harus memperhatikan seluruh rantai usaha dari produksi hingga hilir, yaitu pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 07.51
Kemendag Pantau Produk Impor yang Mengganggu UMKM, Siap-Siap Saja
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 00.25
Tren Belanja Interaktif Kian Digandrungi, Program Beli Lokal Dorong Penjualan Produk Lokal
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 17.34
Ganggu UMKM, Produk Impor Mulai Diburu Pemerintah
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.47
Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, Shopee Rilis Program Akselerasi Produk Lokal
Berita terkait
Shopee Gelontorkan Rp100M Voucher Produk Lokal dalam 4 Bulan
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 04.45
Owner Hijaberlin Bagikan Tips Maksimalkan Potensi Pasar Lewat Shopee
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 15.12
Kepmen Diskon Marketplace 50 Persen UMKM Terbit Pekan Ini
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.00
Ekonomi Lesu, Ekosistem UMKM Dinilai Perlu Diperkuat dari Hulu ke Hilir
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 19.45