Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Manajer Kopdes Protes Usai Ditempatkan Jauh dari Domisili, Pemerintah Buka Alasan

Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dilakukan melalui Simkopdes pada 25 September lalu menuai keluhan karena sejumlah manajer ditempatkan jauh dari domisili. Pemerintah menjelaskan bahwa penempatan tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan menggunakan metode Hungarian Bipartite Matchmaking Method dengan mempertimbangkan empat variabel: kedekatan domisili, kesiapan bangunan KDKMP, ketersediaan kuota, dan keseimbangan kebutuhan antar wilayah. Meski kedekatan domisili menjadi prioritas, tidak semua manajer bisa ditempatkan di wilayah asal karena faktor seperti titik KDKMP belum tersedia, sudah terisi, atau belum siap. Penempatan dilakukan secara bertahap mulai dari titik di desa, lalu bangunan yang 100% selesai, hingga progres pembangunan tertinggi. Pemerintah menegaskan bahwa penempatan jauh bukan bentuk hukuman dan tidak berarti wilayah asal diabaikan.

Dari total 28.620 manajer KDKMP yang telah ditempatkan, data menunjukkan mayoritas masih berada cukup dekat dengan wilayah asal. Sebanyak 55,69% manajer berada dalam jarak maksimal 10 km, dan 71,91% berada dalam jarak maksimal 50 km. Selain itu, 65,14% manajer tetap ditempatkan di kabupaten/kota asal, sementara 88,28% masih berada di provinsi asal. Hanya 11,27% yang ditempatkan lintas provinsi. Pemerintah menekankan bahwa setiap manajer, tidak peduli lokasinya, memegang peran penting dalam memastikan KDKMP dapat segera beroperasi dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait