Jakarta · Minggu, 6 September 2026Cari
WargaKonoha

Masih Belum Bisa Serang Pusat Nuklir Iran, AS Alasan Bukan Perang Besar

Amerika Serikat memberikan sinyal bahwa operasi militernya terhadap Iran masih dapat berlanjut, terutama terkait serangan terhadap fasilitas nuklir Iran yang berada di bawah tanah. Presiden Donald Trump dilaporkan sedang mempertimbangkan kemungkinan pelancaran serangan baru. Untuk menjaga narasi, Trump mengganti istilah 'perang' dengan 'konflik militer', menekankan bahwa operasi tersebut tidak bersifat perang besar yang berkepanjangan. Namun, opsi penggunaan kekuatan tetap terbuka sebagai bagian dari tekanan terhadap program nuklir Iran. Program nuklir Iran menjadi pusat dari ketegangan ini, dengan Washington berupaya menekan kemampuan Iran melalui berbagai cara. Potensi serangan terhadap fasilitas bawah tanah sensitif ini berkaitan langsung dengan program nuklir Iran dan dapat memicu eskalasi baru. Di sisi lain, tekanan ekonomi juga menjadi bagian dari strategi AS, didukung oleh tindakan Uni Eropa, untuk mendorong Iran menghentikan atau mengubah kebijakan nuklirnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait