Masih Gaung di Dunia Internasional, Jokowi Serukan Pembentukan Perserikatan Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Joko Widodo menyuarakan gagasan pembentukan PBB 2.0 dalam Penang Peace Dialogue pada 6 September 2026. Ia menilai tantangan global kini komplek dan saling terkait, memerlukan lembaga global yang lebih kuat untuk perdamaian. Jokowi menekankan bahwa perdamaian dan kerja sama lebih penting daripada konflik dan persaingan, serta menganggap Asia Tenggara sebagai contoh kolaborasi antarperadaban. Ia juga menyatakan bahwa kebesaran negara tidak hanya ditentukan teknologi atau ekonomi, tetapi tanggung jawab terhadap perdamaian bersama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 6 September 2026 pukul 16.15
Jokowi Usul “PBB 2.0”, Nilai Lembaga Global Harus Lebih Kuat Hadapi Konflik
Berita terkait
Janggal Tipe Huruf pada Skripsi Jokowi, Ini Kata Alumni dan UGM
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.30
Kumpulkan Belasan, Roy Suryo Bakal Bandingkan Ijazah Jokowi dengan Ijazah Alumni UGM Lain
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.21
Rektor UGM Buka-bukaan soal Ijazah Jokowi: Masuk, Lulus hingga Terima Ijazah di 1985
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 17.39
Utusan PBB Mendesak Proses Politik yang Inklusif di Sudan
VOI · 7 September 2026 pukul 17.30