Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Membedah Kejanggalan Penerimaan Pajak Semester I 2026

Penerimaan pajak Semester I 2026 mencapai Rp1.035,7 triliun dengan pertumbuhan 24,6 persen, namun pertumbuhan ekonomi riil hanya 5 persen dan nominal 9,6 persen. Analisis menunjukkan angka neto tidak mencerminkan peningkatan pajak, melainkan penurunan restitusi Rp79 triliun (31,5 persen) dari Rp249,9 triliun tahun sebelumnya. Penerimaan pajak bruto hanya tumbuh 11,6 persen, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nominal. Penurunan restitusi terutama pada PPh Badan (40 persen) dan PPN Dalam Negeri (29,7 persen), menimbulkan keraguan apakah penyelesaian restitusi memang terhambat. Wacana penahanan restitusi oleh DPR untuk tambahan penerimaan Rp500 triliun ditolak ahli, karena tidak menciptakan pendapatan baru, melainkan menahan dana wajib pajak. Ketelitian penyelesaian restitusi menjadi krusial bagi arus kas usaha dan kepastian investasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait