Menaker Siap Turun Gunung Cegah Badai PHK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565096/original/072075300_1777011174-1000298570.jpg)
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli akan turun langsung ke lapangan untuk memitigasi pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan. Langkah ini menyusul rencana PHK di dua pabrik Jawa Tengah, yaitu PT Victory Apparel yang akan menutup usaha dan mengancam 846 pekerja, serta PT Sumwon Busana Indonesia. Pemerintah menegaskan PHK harus menjadi jalan terakhir dan akan memverifikasi kondisi perusahaan sebelum keputusan diambil.
Jika PHK tak terhindarkan, pemerintah memastikan hak pekerja dipenuhi, termasuk Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar 60% upah selama enam bulan. Proses PHK di PT Victory Apparel harus tuntas sebelum Oktober 2026 karena masa sewa pabrik berakhir. Pemerintah juga siap membantu perusahaan yang kesulitan, terutama terkait regulasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 13.26
Menaker Turun Gunung Cek Langsung Isu PHK di Lapangan
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 07.25
Terungkap! 126.000 Tenaga Kerja Nonaktif BPJS Akibat PHK
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 06.30
Badai PHK Mengancam, Menaker Janji Cari Solusi
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 13.05
RI Terancam Badai PHK, Menaker Buka Suara
Berita terkait
125 Ribu Pekerja Klaim JHT Akibat PHK, BPJS Ketenagakerjaan Ungkap Datanya
JawaPos · 13 Agustus 2026 pukul 18.03
Kebijakan PPh 21 DTP dan Program Magang Nasional Penting, Tapi Belum Cukup Atasi PHK
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 09.54
Biang Kerok 1.500 Buruh di Jateng Terancam PHK
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 07.28
Kemenperin Bongkar Biang Kerok PHK Pabrik Garmen di Jawa Tengah
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 17.05