Terungkap! 126.000 Tenaga Kerja Nonaktif BPJS Akibat PHK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mengungkapkan data BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan 126.000 tenaga kerja menjadi nonaktif akibat PHK pada Januari-Mei 2026. Klaim Jaminan Hari Tua (JHT) karena PHK mencapai 50.000 klaim. Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani menyatakan fenomena ini terjadi secara global akibat perlambatan ekonomi, perubahan struktur industri, dan restrukturisasi rantai pasar. Ia menekankan penanganan PHK harus fokus pada penyebab di hulu, bukan sekadar dampak di hilir. APINDO telah memetakan isu prioritas dan mendorong debottlenecking regulasi. Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO Bob Azam mendorong penyusunan UU Ketenagakerjaan 2026 yang berorientasi masa depan, mencakup tiga tujuan: menciptakan lapangan kerja melalui iklim investasi kondusif, membangun hubungan industrial yang adil, serta meningkatkan kompetensi dan perlindungan sosial tenaga kerja. APINDO bersama pemerintah dan serikat pekerja sedang menyusun 10 langkah mitigasi PHK yang berfokus pada perbaikan di hulu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 19.11
Apindo Beber 126 Ribu Pekerja RI Kena PHK sepanjang Januari-Mei 2026
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 03.45
Apindo Bidik Industri MRO Jadi Mesin Baru Cetak Lapangan Kerja
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 09.04
Pengusaha Genjot UU Ketenagakerjaan Baru agar Indonesia Kompetitif
Liputan6.com · 28 Juli 2026 pukul 14.15
Menaker Siap Turun Gunung Cegah Badai PHK
Berita terkait
125 Ribu Pekerja Klaim JHT Akibat PHK, BPJS Ketenagakerjaan Ungkap Datanya
JawaPos · 13 Agustus 2026 pukul 18.03
Menperin Jelaskan Penyebab PHK 178 Buruh PT Namnam Fashion Industries di Cimahi
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 12.50
Airlangga Ungkap Serapan Tenaga Kerja RI Naik 15% saat Marak Isu PHK
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 19.12
Serapan Tenaga Kerja Tembus 1,45 Juta Orang di Tengah Badai PHK
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 21.55