Menanti BI Rate, Rupiah Diprediksi Melemah Jelang Pengumuman RDG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis 0,01% menjadi Rp17.860 per dolar AS pada perdagangan Rabu (19/8/2026), namun analis memprediksi rupiah akan melemah di kisaran Rp17.850-Rp17.900 karena pelaku pasar bersikap hati-hati menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia soal suku bunga acuan. Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan BI menahan BI Rate di 5,75% tetapi akan lebih aktif di pasar valas dan obligasi. Prediksi serupa disampaikan Permata Bank dan LPEM FEB UI, dengan alasan inflasi yang sudah kembali di bawah 3%, perbaikan capital inflow, serta meredanya tekanan eksternal akibat tensi geopolitik Timur Tengah yang relatif terkendali. Di sisi global, menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed seiring data ekonomi AS yang menunjukkan tanda pelemahan turut mendukung kebijakan BI mempertahankan suku bunga. Namun, harga minyak yang bertahan di level tinggi dan kenaikan yield obligasi pemerintah AS (30 tahun menyentuh 5,34%, 10 tahun 4,75%) tetap menjadi tekanan bagi rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 14.35
Tok! BI Tahan Suku Bunga di 5,75%, Fokus Jaga Rupiah di Tengah Gejolak Timur Tengah
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 09.43
BI-Rate diprediksi bertahan di level 5,75 persen pada RDG Agustus 2026
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 09.51
Rupiah Menguat Pagi Ini Usai BI Rate Ditahan
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 09.03
Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,14%, Dolar AS Turun Jadi Rp17.800
Berita terkait
Gonjang-ganjing Rupiah Ambruk 7,74%, Sinyal BI Kerek Suku Bunga Mencuat
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 17.03
BI Racik Strategi Jaga Rupiah Tanpa Naikkan Suku Bunga
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 12.26
Terungkap! Ini Biang Kerok Penyebab Dolar Tembus Rp18.000 Hari Ini
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 10.48
Pilihan Sulit BI Selamatkan Rupiah Tanpa Korbankan Ekonomi RI
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 07.05