Menata SPPG dengan Tegas demi MBG yang Berstandar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah menutup 833 SPPG dan akan menutup 455 lagi permanen karena tidak memenuhi standar operasional MBG. Penutupan ini berdasarkan kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) wajib bagi semua dapur MBG. SLHS harus diperoleh melalui pelatihan keamanan pangan, inspeksi lingkungan, dan uji laboratorium bahan baku. Kepala BGN menyatakan standar ini bukan sekadar administrasi, melainkan syarat mutlak yang tidak bisa dikompromikan. Penutupan SPPG tidak layak bertujuan memastikan keamanan pangan dan meningkatkan kredibilitas program MBG di mata masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 September 2026 pukul 07.01
Menko Pangan Tegaskan Standar Keamanan MBG Tak Boleh Dikompromikan
Detik.com · 3 September 2026 pukul 20.01
Insiden MBG Sidoarjo, Zulhas Bakal Tindak Tegas Penanggung Jawab SPPG
Detik.com · 4 September 2026 pukul 13.33
Anggota DPR Harap Insentif SPPG Tak Dihitung Hanya dari Jumlah Porsi MBG
Detik.com · 4 September 2026 pukul 12.56
Kasus Keracunan MBG Sidoarjo, Zulhas: Pecat kalau Sengaja
Berita terkait
455 SPPG Ditutup Permanen, Zulhas: Tak Penuhi Standar, Kita Tindak Tegas
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 07.16
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG Karena Tak Penuhi SLHS, Ini Data Rinciannya
JawaPos · 1 September 2026 pukul 14.00
BGN Bongkar Titik Lemah Dapur MBG, Kepala SPPG Tak Ada di Lokasi Bisa Berujung Fatal
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 20.21
Zulhas: 3.500 Lebih SPPG Belum Ajukan SLHS
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 17.08