Mendag Pastikan Beras Khusus Tak Geser Pasar Premium dan Medium
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334117/original/010484700_1787820918-Menteri_Perdagangan_Budi_Santoso-27_Agustus_2026a.jpeg)
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan beras khusus atau fortifikasi tidak akan menggeser pasar beras premium dan medium karena memiliki segmen konsumen berbeda. Pemerintah memberi ruang produsen mengembangkan produk khusus selama memenuhi standar perdagangannya. Sementara itu, Bapanas menindak produsen beras fortifikasi yang melanggar aturan, dengan temuan 80 persen sampel tidak sesuai klaim gizi dan harga melonjak di atas HET beras premium Rp 14.900/kg. Potensi kerugian konsumen diperkirakan Rp 71,9 triliun dari penjualan beras fortifikasi dengan rata-rata Rp 22.000/kg.
Bagikan
Berita terkait
Bapanas Selidiki Alasan Beras Fortifikasi Dijual Mahal
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 17.53
Heboh Beras Fortifikasi Abal-abal, Bos Bulog Sampai Sidak-Ini Hasilnya
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 11.25
Respons Mendag soal Temuan 80% Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 05.45
Mentan Bongkar Penyebab Beras Premium Kerap Kosong, Periksa 15 Merek
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 14.50