Heboh Beras Fortifikasi Abal-abal, Bos Bulog Sampai Sidak-Ini Hasilnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perum Bulog memastikan pasokan beras premium pemerintah tetap tersedia di ritel modern menyusul penarikan sekitar 40 merek beras fortifikasi yang dinyatakan tidak sesuai komposisi berdasarkan hasil uji laboratorium. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memerintahkan inspeksi mendadak (sidak) serentak ke berbagai ritel modern di Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Medan, Riau, dan Bali. Langkah ini untuk mengantisipasi kekosongan produk di pasaran pasca penarikan tersebut.
Hasil sidak menunjukkan beras premium Bulog masih tersedia dengan stok yang mencukupi di ritel modern. Harga beras Bulog seperti merek Punokawan dan Befood Sentra Ramos dijual Rp74.500 per kemasan 5 kg, sesuai harga eceran tertinggi (HET) pemerintah. Harga ini jauh lebih rendah dibanding merek lain seperti Anak Raja (Rp94.500) dan Topi Koki (Rp126.900) per 5 kg. Kehadiran beras Bulog menjadi bentuk intervensi pemerintah untuk menyediakan beras berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Bulog juga telah menginstruksikan seluruh wilayah untuk menggelontorkan stok beras premium yang tersedia di gudang sebagai langkah antisipasi. Instruksi ini disampaikan melalui zoom meeting seluruh Indonesia untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan beras premium dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 13.30
Antisipasi Kelangkaan, Bulog Gelontorkan Beras Premium Murah
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 13.11
Bulog Jaga Stok Ritel Antisipasi 40 Merek Beras Fortifikasi Ditarik
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 13.11
Antisipasi 40 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Bulog Sidak Stok Ritel
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.27
Beras Premium Produksi BULOG Kini Jangkau Retail Modern
Berita terkait
Mentan Bongkar Penyebab Beras Premium Kerap Kosong, Periksa 15 Merek
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 14.50
Kenapa Beras Fortifikasi Menjamur di Retail Modern?
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 19.32
Kenapa Harga Beras Naik dan Jadi Penyumbang Inflasi 7 Bulan Beruntun?
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 16.55
Kenapa Bulog Harus Menghentikan Penyerapan Gabah atau Beras Segera?
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 15.16