Bapanas Selidiki Alasan Beras Fortifikasi Dijual Mahal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyelidiki alasan harga beras fortifikasi yang dijual jauh lebih mahal dari beras medium maupun premium. Direktur Pengawasan Brigjen Pol. Hermawan menyatakan selisih harga harus dijelaskan transparan dan sebanding dengan manfaat gizi serta kualitas produk. Pemeriksaan mencakup kandungan vitamin dan mineral, mutu fisik beras (kadar air, derajat sosoh, butir patah, benda asing, hama, warna, aroma), kesesuaian berat bersih, legalitas produk, proses produksi, hingga kebenaran informasi label. Pemerintah akan membandingkan harga dengan beras medium dan premium serta mengkaji komponen biaya dari bahan baku, kernel fortifikan, pencampuran, pengujian laboratorium, sertifikasi, pengemasan, distribusi, dan margin produsen. Pelaku usaha diminta membuka biaya tambahan akibat fortifikasi. Label wajib benar dan terbukti; ketidaksesuaian dapat mengakibatkan perbaikan kemasan, penghentian peredaran, atau penarikan produk. Bapanas juga menelusuri izin edar, sumber bahan baku, fasilitas produksi, sistem pengendalian mutu, dan jalur distribusi. Jika produk hilang dari ritel, akan ditelusuri apakah karena penghentian produksi, penarikan mandiri, perubahan kemasan, atau perpindahan distribusi. Hermawan menegaskan fortifikasi harus menjadi nilai tambah, bukan selubung menutupi mutu dasar yang rendah, dan keterjangkauan beras bagi masyarakat tetap prioritas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.38
Pemerintah Selidiki Beras Fortifikasi Mahal, Klaim Gizi Bakal Diuji!
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.12
Gebuk Mafia, Kepala Bapanas Pastikan Pengawasan Beras Fortifikasi Makin Tajam
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 12.40
Amran Tebar Ancaman, Mau Gebuk Pengusaha Beras Fortifikasi Nakal
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 18.25
Amran Temukan Penyimpangan Beras Fortifikasi, Mendag Akan Cek Ritel
Berita terkait
Mentan Temukan 13 dari 15 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Standar
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 13.30
Di Tengah Heboh Beras Fortifikasi Bermasalah, Ini Harganya di Ritel
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 17.35
Kata-Kata Mendag Saat Angkat Bicara Soal Temuan Beras Fortifikasi
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 13.40
Bapanas Periksa 40 Izin Edar Beras Fortifikasi, Klaim Gizi Ikut Dicek
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 03.45