Mendag Pede Neraca Dagang RI Lanjut Surplus hingga Akhir Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Neraca perdagangan Indonesia kembali surplus pada Juli 2026 sebesar US$ 120 juta setelah defisit pada Mei-Juni 2026. Menteri Perdagangan Budi Santoso optimistis tren positif akan berlanjut hingga akhir tahun. Ekspor Indonesia Juli 2026 mencapai US$ 26,22 miliar (naik 6,05%), sementara impor US$ 26,09 miliar (naik 27,02%). Surplus terutama didapat dari sektor nonmigas yang tumbuh 6,84% menjadi US$ 25,43 miliar, meski impor migas meningkat 49,91% menjadi US$ 3,77 miliar. Faktor defisit sebelumnya dipengaruhi harga minyak dunia di atas US$ 100 per barel. Kementerian Perdagangan berfokus pada peningkatan ekspor nonmigas untuk menjaga neraca surplus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 1 September 2026 pukul 12.17
BPS Catat Neraca Perdagangan RI Surplus USD 120 Juta pada Juli 2026
JawaPos · 1 September 2026 pukul 15.00
Neraca Perdagangan Juli 2026 Surplus USD 120 Juta, Komoditas Ini Jadi Penyelamat!
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 12.51
Neraca Perdagangan Indonesia Kembali Cetak Surplus di Juli 2026, Nilainya USD0,12 M
kumparan · 1 September 2026 pukul 12.13
BPS: Neraca Perdagangan RI Surplus USD 120 Juta pada Juli 2026
Berita terkait
Neraca Perdagangan RI Surplus US$ 120 Juta
Detik.com · 1 September 2026 pukul 11.54
BPS: Neraca dagang RI hingga Juli 2026 surplus 3,70 miliar dolar AS
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 12.09
RI Makin Tekor Dagang dengan China, Defisit US$17,67 M Selama 7 Bulan
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.06
Nilai Impor Migas Melonjak 49,91% di Juli 2026, Dipicu Harga Minyak Dunia
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 17.15