Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Neraca Perdagangan RI Surplus US$ 120 Juta

Neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2026 mencatat surplus sebesar US$ 120 juta, didorong oleh ekspor yang melebihi impor. Ekspor mencapai US$ 26,22 miliar, naik 6,05% dibandingkan Juli 2025, sementara impor mencapai US$ 26,09 miliar, tumbuh 27,02% secara tahunan. Nilai ekspor migas turun 14,58% ke US$ 0,79 miliar, namun ekspor nonmigas naik 6,84% ke US$ 25,43 miliar.

Surplus neraca perdagangan nonmigas mencapai US$ 3,10 miliar, dipimpin oleh komoditas lemak dan minyak hewani nabati (HS 15), bahan bakar mineral (HS 27), dan besi serta baja (HS 72). Di sisi lain, neraca perdagangan migas mencatat defisit US$ 2,98 miliar, terutama akibat defisit pada hasil minyak dan minyak mentah. Impor migas juga meningkat signifikan hingga US$ 3,77 miliar, naik 49,91% secara tahunan.

Data ini disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, pada Selasa, 1 September 2026.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait