Nilai Impor Migas Melonjak 49,91% di Juli 2026, Dipicu Harga Minyak Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8469173/original/005214300_1782371613-WhatsApp_Image_2026-06-25_at_14.07.56.jpeg)
Nilai impor migas Indonesia melonjak 49,91% di Juli 2026 menjadi US$ 3,77 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjangan ini didorong oleh harga minyak dunia yang tinggi, bukan volume impor yang meningkat. Volume impor migas hanya naik 15,44%, sementara nilai impor minyak mentah meningkat 51,68%. Sekorannya, neraca perdagangan barang Indonesia ber surplus US$ 120 juta di Juli 2026, membalikkan defisit Mei dan Juni 2026. Surplus ini disumbangkan oleh sektor non-migas dengan nilai surplus US$ 3,10 miliar, sementara sektor migas tetap defisit US$ 2,98 miliar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 1 September 2026 pukul 15.00
Neraca Perdagangan Juli 2026 Surplus USD 120 Juta, Komoditas Ini Jadi Penyelamat!
Detik.com · 1 September 2026 pukul 14.05
Nilai Impor Migas Naik Hampir 50%, Ini Sebabnya
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 12.51
Neraca Perdagangan Indonesia Kembali Cetak Surplus di Juli 2026, Nilainya USD0,12 M
kumparan · 1 September 2026 pukul 12.17
BPS Catat Neraca Perdagangan RI Surplus USD 120 Juta pada Juli 2026
Berita terkait
BPS: Neraca Perdagangan RI Surplus USD 120 Juta pada Juli 2026
kumparan · 1 September 2026 pukul 12.13
Neraca Perdagangan RI Surplus US$ 120 Juta
Detik.com · 1 September 2026 pukul 11.54
Neraca Perdagangan Internasional di Kalsel Surplus Rp 80 Triliun
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 11.01
RI Impor Minyak US$16,16 M Selama Semester I-2026, dari Nigeria-Angola
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 13.34