Neraca Perdagangan Juli 2026 Surplus USD 120 Juta, Komoditas Ini Jadi Penyelamat!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2026 mencapai surplus USD 120 juta. Surplus ini didorong oleh komoditas non minyak dan gas bumi (nonmigas) yang mencatat surplus USD 3,10 miliar, terutama dari ekspor lemak dan minyak hewan nabati (HS15), bahan bakar mineral (HS27), serta besi dan baja (HS72). Sementara itu, perdagangan komoditas migas tetap mengalami defisit USD 2,98 miliar karena tergantung pada minyak mentah. Dari Januari hingga Juli 2026, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus USD 3,70 miliar dengan ekspor nonmigas mencapai USD 160,01 miliar, naik 5,21 persen dibanding tahun sebelumnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 1 September 2026 pukul 12.13
BPS: Neraca Perdagangan RI Surplus USD 120 Juta pada Juli 2026
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 13.03
BPS: Neraca Dagang Indonesia Surplus Rp 2,12 Triliun pada Juli 2026
kumparan · 1 September 2026 pukul 12.17
BPS Catat Neraca Perdagangan RI Surplus USD 120 Juta pada Juli 2026
Detik.com · 1 September 2026 pukul 11.54
Neraca Perdagangan RI Surplus US$ 120 Juta
Berita terkait
Neraca Perdagangan Indonesia Masih Surplus US$3,7 Miliar, tapi Impor Tumbuh Lebih Kencang
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 12.57
Neraca Perdagangan Indonesia Kembali Cetak Surplus di Juli 2026, Nilainya USD0,12 M
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 12.51
Neraca Dagang RI Bangkit Surplus US$120 Juta pada Juli 2026
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 12.14
BPS: Neraca dagang RI hingga Juli 2026 surplus 3,70 miliar dolar AS
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 12.09