Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mendagri Dorong Pemda NTT Percepat Pendataan Sekolah dan Rumah Ibadah Rusak Akibat Gempa

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur untuk segera mendata kerusakan rumah ibadah dan sekolah akibat gempa. Ia menyampaikan hal ini setelah melihat langsung salah satu masjid yang roboh di Desa Satar Kampas, Kabupaten Manggarai Timur, pada Senin (17/8/2026). Pendataan ini diperlukan agar Kementerian terkait dapat dengan cepat melakukan penanganan dan memastikan kebutuhan pendidikan serta kebutuhan rohani masyarakat tetap terpenuhi.

Mendagri meminta Pemda untuk mencatat jumlah sekolah dasar, menengah, dan pusat, termasuk PAUD, beserta tingkat kerusakannya (ringan, sedang, berat). Ia menekankan bahwa semakin cepat pendataan dilakukan, semakin cepat pula penanganan dapat dilaksanakan. Sebagai referensi, ia menyebutkan bahwa setelah bencana tanah longsor di Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat), sebanyak 4.922 sekolah rusak, namun sekitar 80-90 persen di antaranya sudah direhabilitasi atau direkonstruksi.

Untuk sekolah yang mengalami kerusakan berat, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah siap mengirimkan tenda darurat dan peralatan seperti kursi lipat agar proses belajar-mengajar tetap berjalan. Mendagri juga menyambangi SMP Abdurrahman Wahid yang rusak parah dan menyerahkan bantuan pribadi kepada pengurus sekolah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait