Menperin Sarmuji Ungkap Risiko Izin Impor Terbuka bagi Industri Dalam Negeri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan pentingnya penataan kebijakan impor yang mendukung industri dalam negeri. Menurutnya, izin impor yang terbuka tanpa batasan dan tidak mempertimbangkan kapasitas produksi lokal akan membuat industri nasional kesulitan bertahan. Kebijakan seperti ini perlu disesuaikan agar tidak mengganggu kompetitifitas produsen dalam negeri.
Sarmuji menyatakan Kementerian Perindustrian harus berperan sebagai akselerator pertumbuhan industri nasional. Ia mendorong seluruh jajaran untuk menghasilkan langkah strategis dan inovasi yang berdampak nyata pada peningkatan kinerja sektor industri, di luar rutinitas administratif.
Menurutnya, pertumbuhan industri yang kuat penting untuk meningkatkan kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian nasional. Industri juga berperan penting dalam menciptakan nilai tambah dan membuka lapangan kerja secara signifikan. Oleh karena itu, Kemenperin diminta aktif mengidentifikasi hambatan yang menghambat pertumbuhan subsektor industri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 19.52
Menperin Sarmuji Bidik Legacy Besar, Tak Mau Kinerjanya Biasa-Biasa Saja
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 09.13
Peringatan Menperin: Impor Terbuka Bisa Bikin Industri RI Terjepit
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 12.20
Bank Dunia Ungkap 3 Negara Asia Ini Berburu Pekerja AI
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 11.30
Disebut 'Bukan Semutnya Jokowi', Syahganda: Prabowo Mulai Tunjukkan Jati Diri
Berita terkait
Janji Menperin Baru Genjot Industri
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 13.55
Sarmuji: Industri Tumpuan Daya Ungkit Pertumbuhan Ekonomi
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.00
Didik Rachbini: Ekonomi Sulit Tumbuh 7-8 Persen Jika Industri Tak Berubah
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 22.16
PR Besar Menperin Baru Genjot Industri Jadi Mesin Ekonomi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 21.36