Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Merger Mitratel dan TBIG, Danantara Buka Kemungkinan Kolaborasi BUMN-Swasta

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memberikan respons terhadap wacana merger antara PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), kedua anak perusahaan PT Telkom Indonesia. COO Danantara Dony Oskaria menyatakan bahwa rencana merger ini masih berada dalam tahap internal perusahaan dan perlu diverifikasi lebih lanjut. Ia menekankan bahwa aksi korporasi ini bukanlah aksi pemegang saham, sehingga perlu dikonsultasikan langsung dengan Telkom sesuai hierarki kepemilikan yang ada.

Dony tidak menutup kemungkinan kolaborasi antara BUMN dan sektor swasta, asalkan berada dalam kerangka strategi dan roadmap bisnis yang telah disepakati. Ia menyarankan agar pertanyaan terkait rencana merger diarahkan langsung kepada Telkom, karena setiap perusahaan memiliki rencana kerja masing-masing.

Jika merger tersebut terealisasi, kedua perusahaan menara telekomunikasi ini akan membentuk entitas baru dengan nilai aset menara yang sangat besar. Menurut laporan Bloomberg, MTEL dan TBIG sedang mempertimbangkan skema transaksi dengan melibatkan bank untuk mendukung proses merger dalam beberapa pektuknya. Wacana ini sebelumnya juga muncul pada 2014, ketika Telkom berencana menukar 49% saham Mitratel dengan 5,7% saham TBIG, namun akhirnya dibatalkan pada 2015.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait