Meutya Hafid Ungkap 5 Arah AI Indonesia, dari Produktivitas hingga Ketahanan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pengembangan kecerdasan artifisial (AI) harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar mengejar kemajuan teknologi. Dalam XI International Scholas Chairs Congress 2026 di Kura-Kura Bali, Meutya menjelaskan konsep "Meaningful AI" yang mencakup lima dimensi: AI for Productivity, AI for Public Good, AI for Inclusion, AI for Competitiveness, dan AI for Resilience. AI diarahkan untuk meningkatkan efektivitas kerja, memperbaiki pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, serta membantu masyarakat menghadapi ancaman keamanan siber dan bencana.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 17.10
Krisis Chip AI Bikin Harga HP Melonjak, Redmi Note 17 Series Pilih Jalan Berbeda
JawaPos · 4 September 2026 pukul 17.15
Teknologi AI Indonesia Raih Dua Penghargaan di MOB-EX Awards 2026 Singapore
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 06.30
AI Diproyeksi Sumbang Rp 6.474 Triliun ke PDB RI 2030
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 20.15
Dreame Rilis Robot Vacuum Bertenaga AI di RI, Bisa Apa Saja?
Berita terkait
Baru 10% Perusahaan RI Siap AI, 4 Sektor Ini Jadi Prioritas Komdigi
Detik.com · 3 September 2026 pukul 18.11
Transformasi AI Makin Cepat, Perusahaan Indonesia Dituntut Siapkan Pola Kerja Baru
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.11
Indonesia Cyber Protection 2026 Dorong Industri Keuangan Perkuat Ketahanan Siber Berbasis Era AI
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.57
SEAPPI Rilis White Paper untuk Menutup Kesenjangan Kapabilitas AI di Indonesia
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.38