Milenial hingga Boomer Dinilai Jadi Pasar Potensial yang Terlewat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Generasi Milenial hingga Baby Boomer, yang disebut Hakuhodo sebagai Prime Generation, dinilai menjadi pasar potensial yang selama ini kurang diperhatikan oleh brand. Kelompok usia di atas 40 tahun ini tidak lagi hanya dilihat dari faktor usia, tetapi juga dari kejelasan dalam menjalani hidup, kepercayaan diri, dan pengaruh yang dimiliki. Berdasarkan data BPS, kelompok ini mencakup 38,2% dari total populasi Indonesia, menunjukkan potensi konsumen yang signifikan.
Studi Hakuhodo dalam ASEAN Sei-Katsu-Sha Forum 2026 mengungkapkan bahwa 47,1% responden di atas 40 tahun masih ingin mengalami lebih banyak hal, sementara 73% ingin tetap aktif secara fisik dan mental. Mereka tidak lagi hanya memprioritaskan keluarga, tetapi juga mulai mengejar pengalaman baru dan menggunakan uang untuk diri sendiri. Sebanyak 51,1% menggunakan uang untuk self-reward, 57% menggunakan platform belanja online, dan 73,3% pernah belanja melalui live commerce.
Selain itu, 62,4% responden berusia 40-69 tahun ingin terus mengembangkan diri dengan mempelajari keterampuan baru, dan 43,5% menggunakan media sosial untuk memperoleh pengetahuan. Mereka juga aktif mengeksplorasi teknologi, termasuk penggunaan AI. Temuan ini menunjukkan bahwa kelompok usia matang tidak sedang dalam fase penurunan, tetapi justru berada di masa puncak kehidupan, dengan aspirasi personal yang kuat dan kemampuan finansial yang baik untuk menjadi sumber pertumbuhan baru bagi brand.
Bagikan
Berita terkait
Komdigi Sudah Blokir 8,8 Juta Situs Judol, Tapi Situs Baru Terus Bermunculan
kumparan · 3 September 2026 pukul 22.38
Strategi Tangkap Peluang Pasar Prime Generation
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 22.10
Pemerintah Diminta Tiru Cina untuk Tangani Karhutla
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 21.32
Prime Generation, "Harta Karun" 40% Penduduk Indonesia yang Dilewatkan Marketer
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 21.10