Natalius Pigai Diusulkan Gantikan Gibran sebagai Wapres
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyatakan keberanian menolak desakan publik untuk diganti dari jabatan. Ia menekankan sikap, integritas, dan moralitas selama berpolitik sebagai bukti kapasitasnya. Melalui unggahan di media sosial, Pigai menyoroti dua nilai utama: etika dalam menyampaikan kritik politik tanpa merendahkan martabat, serta kesetiaan politik yang konsisten. Ia menegaskan tidak pernah hina tokoh seperti Megawati, SBY, atau Jokowi, hanya kritik terhadap kebijakan. Pigai juga membagikan foto momen di kediaman Prabowo Subianto pasca-Pilpres 2024, menunjukkan kehadirannya bersama keluarga dekat dalam situasi sunyi. Pernyataannya mendapat respons campur. Netizen @magmax22 menganggap klaim loyalitasnya 'komedi', sementara @Kus_law memberi pujian atas sikap konsistennya. Pigai menutup dengan pujian mendalam terhadap karakter Prabowo, menyatakan 'Hewan saja Prabowo sayang, apalagi manusia Indonesia.'
Bagikan
Berita terkait
Kementerian HAM Dorong BGN Bentuk Unit Pemulihan Korban Program MBG
VOI · 9 September 2026 pukul 16.00
Kader PSI: Yang Sangat Bersemangat Mau Jatuhkan Presiden atau Wapres Itu Namanya...
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 08.20
Soal Nasib Gibran, Prabowo Diminta Bernego dengan PSI
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 03.30
Terungkap di Sidang MK: Gibran Bisa Jadi Wapres Karena Pengetahuannya Dinilai Setara Lulusan SMK
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 05.20