Nilai Ekspor Batu Bara Agustus Naik, Volumenya Turun 9,33% Jadi 227,7 Juta Ton
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor batu bara Indonesia pada Januari-Agustus 2026 mencapai USD 16,58 miliar, naik 4,31 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (USD 15,90 miliar). Batu bara tetap menjadi komoditas non migas unggulan Indonesia bersama besi, baja, dan CPO. Nilai ekspor CPO dan turunannya juga naik 6,57 persen secara kumulatif. Namun, volume ekspor batu bara turun 9,33 persen ke 227,70 juta ton dibanding 251,13 juta ton pada periode yang sama di 2025. Secara keseluruhan, batu bara mendominasi pangsa nilai ekspor sebesar 8,93 persen. Di samping itu, harga batu bara kualitas tinggi di pasar internasional naik 20,50 persen secara year on year (yoy) dan 2,5 persen month to month (mtm). Harga batu bara kualitas sedang dan rendah juga mengalami kenaikan, yaitu 3,75 persen yoy dan 0,52 persen mtm. Batu bara juga menjadi pendorong utama kenaikan harga komoditas energi bersama minyak mentah pada Agustus 2026.
Bagikan
Berita terkait
Cara Cek Desil Tanpa Download Aplikasi, Bisa Pakai HP atau Laptop
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 14.20
Surplus Neraca Dagang Indonesia hingga Agustus 2026 Tembus USD7,25 Miliar
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 14.16
Warga Ramai Naik Feri dan Kereta, Penumpang Pesawat Melandai
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 14.05
BPS Catat Nilai Tukar Petani September 2026 Naik 1,49 Persen jadi 131,11
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 14.00