Surplus Neraca Dagang Indonesia hingga Agustus 2026 Tembus USD7,25 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia kumulatif Januari-Agustus 2026 mencapai surplus USD7,25 miliar. Keunggulan ini didorong oleh kinerja ekspor nonmigas yang mencatat surplus USD28,54 miliar, sementara perdagangan migas tetap defisit USD21,29 miliar. Ekspor Indonesia naik 4,74% YoY menjadi USD193,64 miliar, dengan pertumbuhan 5,48% pada komoditas nonmigas menjadi USD185,63 miliar. Industri pengolahan menjadi sektor terbesar dengan ekspor USD159,55 miliar (naik 7,87%). Tiga pasar utama adalah China (USD47,44 miliar), Amerika Serikat (USD22,41 miliar), dan India (USD12,77 miliar).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 12.50
Neraca Dagang RI Surplus US$7,25 Miliar di Agustus 2026
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 12.30
BPS: Neraca Perdagangan RI Surplus USD 3,55 Miliar pada Agustus 2026
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 13.56
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US$ 3,55 Miliar di Agustus 2026
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 12.02
BPS catat Neraca Dagang RI hingga Agustus surplus 7,25 miliar dolar AS
Berita terkait
Nilai ekspor perdagangan RI Januari-Juni capai 140,81 miliar dolar AS
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 13.16
Defisit Neraca Perdagangan Indonesia Berlanjut di Juni 2026, Angkanya Capai USD450 Juta
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 12.55
BPS Catat Inflasi RI 3,28 Persen di September 2026
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 11.32
Biang Kerok Inflasi September: Cabai Rawit-Merah dan Daging Ayam!
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 11.19