Nilai Tukar Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.860
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada Selasa (22/9/2026), bertahan di level Rp17.860 per dolar AS, turun 0,20% dari posisi sebelumnya. Penurunan ini melanjutkan tren melemah dari Senin yang berakhir di Rp17.830. Indeks dolar AS (DXY) stagnan di 100,425 setelah menguat 0,21% sehari sebelumnya. Tekanan rupiah dipengaruhi oleh sentimen global dan domestik, termasuk keputusan suku bunga yang diantisipasi. Pasar menilai kemungkinan besar Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate di 5,75% dalam rapat dewan gubernur yang berlangsung hingga Rabu. Keputusan ini akan menjadi pertama bagi Destry Damayanti sebagai gubernur BI definitif. Di sisi lain, dolar AS tetap kuat setelah The Fed menaikkan suku bunga dan memberi sinyal kemungkinan kenaikan lanjutan pada Oktober, dengan peluang sebesar 55% menurut CME FedWatch.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 10.10
Jelang Pengumuman Suku Bunga BI, Rupiah Melemah ke Rp17.860 per Dolar AS
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 09.30
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.876 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 16.00
Rupiah Lunglai ke Rp17.847 per Dolar AS Sore Ini
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 19.21
Rupiah Loyo ke Rp17.884 per Dolar AS, Suku Bunga Fed dan Kondisi Fiskal RI Disorot
Berita terkait
Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,14%, Dolar AS Turun Jadi Rp17.800
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 09.03
Rupiah Ditutup Menguat Usai Tertekan 4 Hari Beruntun
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 15.05
Rupiah Ditutup Melemah 0,14%, Dolar AS Naik ke Rp17.850
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 15.06
Rupiah Dibuka Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.860
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 09.08