Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Loyo ke Rp17.884 per Dolar AS, Suku Bunga Fed dan Kondisi Fiskal RI Disorot

Nilai tukar rupiah melemah 37 poin ke Rp17.884 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (22/9/2026), dengan JISDOR BI juga turun ke Rp17.883/USD. Penurunan ini didorong oleh penguatan indeks dolar AS dan spekulasi kenaikan suku bunga The Fed yang masih membayangi pasar keuangan global. Para pelaku pasar mengantisipasi kenaikan suku bunga lanjutan, termasuk kemungkinan kenaikan lagi pada Oktober 2026. Proyeksi terbaru menunjukkan setidaknya satu kenaikan suku bunga The Fed tersisa pada tahun ini. Tekanan tambahan datang dari dinamika politik perdagangan global dan faktor internal terkait perombakan pos Menteri Keuangan serta wacana pelebaran defisit anggaran. Data ekonomi AS yang akan rilis termasuk PMI awal dari S&P Global, survei Sentimen Konsumen University of Michigan, dan pidato para pejabat The Fed menjadi fokus pasar untuk membaca arah kebijakan moneter.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait