Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Kredit Bank Bermasalah di Situbondo Capai 29,87 Persen, OJK Ungkap Penyebabnya

Rasio kredit bermasalah (NPL) bank umum di Kabupaten Situbondo mencapai 29,87 persen, angka yang cukup tinggi. Kepala Kantor OJK Jember, Aris Budiman, menjelaskan bahwa angka tersebut didorong kuatnya kredit bermasalah korporasi besar yang berasal dari kantor pusat bank di Jakarta, sementara perusahaan penerima kredit beroperasi di Situbondo. Karena konsentrasi eksposur kredit besar di wilayah ini, masalah kredit korporasi besar turut menaikkan tingkat NPL secara keseluruhan. Namun, Aris menekankan bahwa kredit bermasalah korporasi besar tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi ekonomi lokal. Jika kredit korporasi besar yang bermasalah dihilangkan, NPL Situbondo turun menjadi sekitar 5,04 persen, sejalan dengan kondisi NPL kabupaten lain di wilayah Sekarkijang. OJK bersama Pemkab Situbondo dan pemangku kepentingan lainnya sedang membahas langkah-langkah untuk menangani isu ini, termasuk upaya memperbaiki persepsi terhadap Situbondo agar tidak dibombakan secara tidak adil oleh angka NPL yang tinggi.

Berita terkait