OJK Ungkap Pengguna PAJK Tembus 19 Juta, Uang yang Diputar Capai Rp15,35 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah pengguna Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (PAJK) mencapai lebih dari 19 juta pengguna hingga Juli 2026, dengan nilai transaksi mencapai Rp15,35 triliun. PAJK merupakan bagian dari ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK) yang dikembangkan untuk memperluaskan akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan. Pemanfaatan teknologi ini juga diharapkan dapat membantu memperluas akses pembiayaan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan OJK, Adi Budiarso, menyatakan bahwa teknologi keuangan dapat membuka akses pembiayaan yang sebelumnya tidak terjangkau oleh sektor keuangan.
Di Kepulauan Riau, tercatat 132.380 pengguna PAJK per Juni 2026, yang setara dengan 2,68 persen dari total pengguna PAJK nasional. Sejumlah 15 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di wilayah ini telah menjalin kemitraan dengan PAJK. Namun, belum ada Penyelenggara Pemeringkat Kredit Alternatif (PKA) yang bekerja sama dengan lembaga keuangan di daerah tersebut. OJK menilai kondisi ini masih memberikan ruang bagi pengembangan ekosistem ITSK di Kepulauan Riau, terutama dengan potensi perluasan kemitraan PAJK dan penambahan layanan PKA untuk mendukung proses penilaian kredit.
OJK juga mendorong pemanfaatan ITSK untuk mendukung sektor ekonomi unggulan di Kepulauan Riau, seperti UMKM, pariwisata, ekonomi kreatif, industri digital, dan perikanan. Dengan memanfaatkan teknologi dan data, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pembiayaan sekaligus memperluas akses produk dan layanan keuangan bagi masyarakat dan pelaku UMKM di wilayah tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 1 September 2026 pukul 12.15
OJK Terima 22.206 Aduan Praktik Keuangan Ilegal, Pinjol Ilegal Mendominasi
Berita terkait
OJK Sebut Pembiayaan Pindar ke Sektor UMKM Terus Naik
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 09.58
OJK Ingin Porsi Penyaluran Pinjaman Daring ke Sektor Produktif Naik
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 05.29
OJK dorong credit scoring alternatif untuk perluas pembiayaan UMKM
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 15.07
Geliat Industri Gadai, dari Warung hingga Ruang Privat VIP
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 20.14