Oracle Bakal Gelontorkan Tambahan Rp 12,32 Triliun Buat Pangkas Karyawan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4611756/original/095810900_1697423788-has-pack-his-office-belongings-leave-work-place-new-worker.jpg)
Oracle Corp akan melakukan pemangkasan karyawan tambahan sebesar Rp 12,32 triliun (US$ 700 juta) sebagai bagian dari rencana restrukturisasi 2026. Total biaya restrukturisasi kini mencapai Rp 49,29 triliun (US$ 2,8 miliar), utamanya dari pesangon. Tekanan utama adalah biaya pembangunan pusat data AI untuk memenuhi kebutuhan pelanggan seperti OpenAI. Hingga akhir Mei 2026, jumlah karyawan Oracle turun 21.000 orang menjadi 141.000 orang. PHK baru direncanakan untuk Agustus 2026 dengan target pemangkasan dua digit pada beberapa tim.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 22.43
Dengung 24 Jam Nonstop, Warga Michigan Sebut Pusat Data AI seperti Penyiksaan
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 14.15
Heboh Tren Foto 80-an Pakai ChatGPT, Ternyata Bikin Bumi Makin Panas
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 08.21
Berapa Liter Air untuk Satu Foto AI 80-an Anda?
Berita terkait
Dilema AI: Inefisiensi Anggaran dan Ancaman Cognitive Offloading dalam Industri Kreatif
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 09.30
Elon Musk Bela Pusat Data AI dan Serang Regulasi Uni Eropa di Forum G20
JawaPos · 3 September 2026 pukul 08.30
Penolakan Pusat Data AI Guncang Sam Altman, Ekspansi OpenAI Hadapi Krisis Kepercayaan Publik
JawaPos · 2 September 2026 pukul 06.18
Satu Karyawan Habis Rp 18 Juta Sehari Buat AI, Mau Hemat Malah Boncos
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 19.10