P2G Sebut Sebelum Ada MBG, Tak Pernah Ada Santri Keracunan Gegara Dapur Pesantren
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Iman Zanatul Haeri, mengkritik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di pesantren setelah ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam di Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami keluhan kesehatan usai mengonsumsi makanan MBG. Iman menyatakan bahwa pesantren yang sudah memiliki dapur dan sistem penyediaan makanan sendiri seharusnya tidak perlu menerima makanan jadi dari dapuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, sistem distribusi dari satu dapuk SPPG ke beberapa pesantren justru menambah rantai pasok dan meningkatkan risiko keracunan makanan. Sebelum adanya MBG, pesantren yang sudah memiliki dapuknya sendiri hampir tidak pernah mengalami kasus keracunan. Sekarang, dengan pola pengiriman silang antar dapuk SPPG, sistem keamanan makanan menjadi lebih rapuh. Iman menyarankan agar pesantren yang sudah memiliki dapuk hanya perlu mendapatkan dukungan logistik seperti beras, bahan makanan mentah, dan buah-buahan, bukan makanan siap saji. Pemerintah dapat menempatkan petugas kesehatan untuk mengawasi kualitas dan gizi makanan, atau memberikan anggaran langsung kepada pesantren untuk belanja bahan baku. Dengan demikian, pengelolaan makanan tetap dilakukan oleh dapuk pesantren dengan pengawasan pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 3 September 2026 pukul 21.45
Banyak Kasus Keracunan, BGN Tetap Kejar Target 72,46 Juta Penerima Manfaat MBG pada 2027
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 21.00
BGN Ajukan Anggaran MBG Rp240,2 T di 2027, Kejar 72 Juta Penerima
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 20.33
Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan soal Keracunan MBG
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 19.16
Anggaran BGN Tahun 2027 Tembus Rp240,2 Triliun, Buat MBG Rp232,5 Triliun
Berita terkait
Pesantren dengan 1.000 Santri atau Lebih Boleh Punya Dapur MBG Sendiri
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 19.47
P2G Sedang Menunggu Kecaman Resmi dari PBNU Usai Ratusan Santri Keracunan MBG
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 19.33
Kepala BGN Ungkap Total Penerima Manfaat MBG 2027, Sebegini Angkanya
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 19.00
Hasil Survei Indikator: 75 Persen Warga Jakarta Kurang atau Tidak Membutuhkan Program MBG!
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 18.57