Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pak Bas Klaim Pendanaan Pembangunan IKN di Luar APBN Besarannya Rp208,76 Triliun

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, mengklaim pendanaan pembangunan IKN tidak hanya mengandalkan APBN, tetapi juga sumber lain seperti skema KPBU, investasi swasta, dan hibah. Untuk periode 2025-2029, APBN dialokasikan sebesar Rp48,8 triliun untuk tiga kelompok pembangunan: konektivitas seperti peningkatan jalan, kawasan pemerintahan legislatif dan yudikatif, serta hunian vertikal bagi ASN dan pejabat.

Pendanaan dari skema KPBU mencapai Rp134,22 triliun, mencakup proyek hunian oleh tujuh perusahaan seperti PT Intiland Development dan Nindya, serta jalan dan Multi-Utility Tunnel oleh perusahaan lain. Investasi swasta bernilai Rp74,54 triliun diarahkan untuk fasilitas komersial seperti hotel, rumah sakit, dan mal, dengan investor termasuk PT Dejem Nusantara Development dari Dubai yang akan membangun pusat perbelanjaan senilai Rp4 triliun.

Total pendanaan di luar APBN mencapai Rp208,76 triliun, menunjukkan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam pembangunan ibu kota baru Nusantara.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait