Pemerintah Mau Badan Pengelola Dana Jalan Tol untuk Biayai Ruas Kurang Laku
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berencana membentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol di bawah Direktorat Jenderl Bina Marga untuk mendanai pembangunan ruas tol yang kurang diminati investor swasta. Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan rencana ini masih dalam tahap kajian dan melibatkan Kementerian Keuangan hingga Bappenas, sehingga tidak akan terealisasi dalam waktu dekat. Dody menargetkan kajian selesai paling lambat akhir 2027. Saat ini, pembangunan jalan tol lebih banyak mengandalkan investasi swasta, sehingga pemerintah ingin mengisi kekosongan pendanaan pada ruas prioritas yang kurang menarik bagi sektor swasta. Direktur Jalan Bebas Hamburan Ditjen Bina Marga, Dedy Gunawan, menjelaskan pembentukan balai ini didasarkan pada Pasal 93 PP Nomor 23 Tahun 2024 dan diwujudkan melalui Peraturan Menteri PU Nomor 17 Tahun 2026. Dana yang terkumpul dari berbagai sumber, termasuk clawback, denda SPM, dan PNBP, akan dikelola melalui Badan Layanan Umum (BLU). Unit pengelola ini akan dimulai sebagai Satuan Kerja (Satker) sebelum berkembang menjadi BLU penuh, yang biasanya membutuhkan waktu sekitar tiga tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 17.45
Ada Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol, Bedanya BPJT Apa?
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 12.52
PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol, Ini Tugasnya
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 20.10
Pemerintah Perbanyak Pasang Alat Ini di Tol untuk Buru Truk ODOL
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 19.45
Dana Pengembangan Jalan Tol Bakal Dikelola Badan Khusus Kementerian PU
Berita terkait
Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Dibentuk, Ini Fungsinya
Detik.com · 22 September 2026 pukul 21.37
Standar Pelayanan Minimum Tol Akan Berubah Total, Ini Bocorannya
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 19.40
Pemerintah Siapkan Rp 3,29 T buat Tuntaskan 3 Proyek Tol
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.42
Target Pembangunan Jalan Tol Baru 2027 Cuma 13,5 Km
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.35