Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pangkalan AS Rusak Diserang Iran, Pentagon Kaji Pengurangan Pasukan di Timur Tengah

Pentagon sedang mempertimbangkan mengurangi jumlah pasukan AS di Timur Tengah setelah beberapa fasilitas militer mengalami kerusakan akibat serangan Iran. Wacana ini melibatkan Kantor Kebijakan Pentagon, Staf Gabungan, dan CENTCOM dalam meninjau postur militer di kawasan tersebut. Meskipun kerusakan terjadi, Menteri Pertahanan Pete Hegseth belum memberikan perintah resmi pengurangan, proses ini masih dalam perencanaan internal untuk menilai kembali pembangunan fasilitas yang rusak.

Saat ini, CENTCOM menempatkan sekitar 40.000 prajurit di 20 situs militer AS di Timur Tengah, dari Yordania hingga Oman. Jumlah aset militer AS di kawasan meningkat sejak awal tahun dengan penambahan kapal perang, pesawat tempur, dan sistem pertahanan udara. Konflik yang berlangsung sejak Februari melibatkan lebih dari 13.000 serangan AS terhadap Iran, yang dibalas dengan menargetkan fasilitas militer AS di negara Telang.

Keputusan pengurangan pasukan masih dalam tahap evaluasi, dengan fokus pada apakah fasilitas yang rusak akan pulih sepenuhnya atau disesuaikan dengan keberadaan pasukan di wilayah tersebut. Hal ini mencerminkan penilaian strategis AS terhadap kondisi keamanan dan efisiensi operasional di Timur Tengah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait