Pangkalan AS Rusak Diserang Iran, Pentagon Kaji Pengurangan Pasukan di Timur Tengah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pentagon sedang mempertimbangkan mengurangi jumlah pasukan AS di Timur Tengah setelah beberapa fasilitas militer mengalami kerusakan akibat serangan Iran. Wacana ini melibatkan Kantor Kebijakan Pentagon, Staf Gabungan, dan CENTCOM dalam meninjau postur militer di kawasan tersebut. Meskipun kerusakan terjadi, Menteri Pertahanan Pete Hegseth belum memberikan perintah resmi pengurangan, proses ini masih dalam perencanaan internal untuk menilai kembali pembangunan fasilitas yang rusak.
Saat ini, CENTCOM menempatkan sekitar 40.000 prajurit di 20 situs militer AS di Timur Tengah, dari Yordania hingga Oman. Jumlah aset militer AS di kawasan meningkat sejak awal tahun dengan penambahan kapal perang, pesawat tempur, dan sistem pertahanan udara. Konflik yang berlangsung sejak Februari melibatkan lebih dari 13.000 serangan AS terhadap Iran, yang dibalas dengan menargetkan fasilitas militer AS di negara Telang.
Keputusan pengurangan pasukan masih dalam tahap evaluasi, dengan fokus pada apakah fasilitas yang rusak akan pulih sepenuhnya atau disesuaikan dengan keberadaan pasukan di wilayah tersebut. Hal ini mencerminkan penilaian strategis AS terhadap kondisi keamanan dan efisiensi operasional di Timur Tengah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.57
Pentagon Pertimbangkan Kurangi Pasukan di Timur Tengah
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 12.13
Pentagon Mungkin akan Kurangi Kehadiran Militer AS di Timur Tengah usai Perang Iran
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 07.00
Presiden Trump Umumkan Operasi Ekonomi Terhadap Iran
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 22.01
Iran Dilaporkan Pertimbangkan Serang Target Militer di Eropa, NATO Siap Hadapi Ancaman Apa pun
Berita terkait
Ketua Parlemen Iran Kunjungi Irak Bahas Kerja Sama Regional
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.50
Prancis Usir Dua Diplomat Iran Balas Penahanan Diplomat di Teheran
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 12.27
Negosiator Utama Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Memenuhi Tuntutan
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 04.00
Trump Ancam Serang Oman Jika Halangi Kesepakatan Hormuz
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.20