ParagonCorp Dalami Potensi Baru Nilam Aceh untuk Inovasi Skincare
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

ParagonCorp bekerja sama dengan Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala (ARC USK) untuk meneliti potensi nilam Aceh di luar penggunaannya dalam industri fragrance. Fokus penelitian adalah patchouli alcohol crystal sebagai kandidat bahan aktif alami untuk produk skincare. Langkah ini merupakan bagian dari upaya ParagonCorp sebagai purposeful beauty tech company untuk menemukan inovasi baru melalui rasa ingin tahu ilmiah.
Deputy CEO dan Chief R&D Officer ParagonCorp, Sari Chairunnisa, menyatakan bahwa setiap temuan riset seringkali membuka pertanyaan baru. Dari riset patchouli dalam konteks fragrance, tim bertanya apakah bahan yang sama masih memiliki potensi lain yang belum dimanfaatkan. Kolaborasi ini bertujuan untuk memahami karakteristik dan potensi patchouli alcohol crystal lebih mendalam sebelum menentukan arah pengembangan.
Kepala ARC USK, Syaifullah Muhammad, menekankan bahwa eksplorasi bahan alam tidak pernah selesai hanya dengan satu temuan. Nilam Aceh diproyeksikan bukan hanya sebagai komoditas, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan dan inovasi. Penelitian masih berada pada tahap eksplorasi dan memerlukan pengujian serta validasi ilmiah lebih lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.11
ParagonCorp dan ARC USK Eksplorasi Nilam Aceh Jadi Bahan Kosmetik
Berita terkait
University of Melbourne Gandeng UGM dan IPB Buka S2 Dual Degree, Fokus Pertanian dan Ketahanan Pangan
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 16.30
Kenali Kandungan Aktif untuk Mendukung Pemulihan Kulit Pasca-Jerawat
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 00.30
Wardah A.M. Club Ajak Konsumen Temukan Sunscreen Sesuai Kondisi Kulit & Aktivitas
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 17.00
Mengenal Tamanu, Tanaman Asal Sulawesi yang Punya Manfaat Merawat Kulit Berjerawat
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 16.25