Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Dobrak Dominasi China,Raksasa Baterai India Buru Tambang Nikel di Indonesia

Perusahaan mineral kritis India, Lohum, mengincar akuisisi tambang nikel di Indonesia dan Filipina untuk mendukung ekspansi produksinya hingga 10 kali lipat. Langkah ini bertujuan memenuhi lonjakan permintaan bahan baku baterai kendaraan listrik (EV) global. Founder dan CEO Lohum, Rajat Verma, menyatakan target peningkatan kapasitas produksi nikel hingga 10.000 metrik ton per tahun dalam 18 bulan ke depan, dari kapasitas saat ini sekitar 1.000 ton per tahun melalui fasilitas daur ulang di Gujarat, India. Ekspansi agresif ini merupakan bagian dari strategi India untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan yang didominasi China dan memperkuat posisinya dalam rantai pasok global baterai hijau. Untuk mendanai rencana ini, Lohum sedang bernegosiasi dengan investor potensial untuk menggalang dana sebesar 10 miliar rupee (sekitar USD105 juta) dari ekuitas, sementara tambahan utang sebesar 20 miliar rupee diperkirakan akan digaet dalam 12 hingga 18 bulan mendatang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait