Pasokan Terancam, Harga Minyak Naik di Atas US$100 per Barel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak Brent naik menjadi US$101,51 per barel dan WTI menjadi US$90,25 per barel pada Rabu (7/10/2026) karena kekhawatiran gangguan pasokan. Badai pertama Atlantik 2026 diperkirakan menghantam wilayah produksi minyak di Teluk Meksiko yang menyumbang 15% produksi minyak AS. Serangan Houthi terhadap Arab Saudi juga memperburuk risiko pasokan. Di Timur Tengah, pasokan meningkat dengan kapasitas pipa Arab Saudi mencapai 5,8 juta barel per hari, namun serangan terhadap bandara Jazan dan Najran mengganggu operasi. Stok minyak mentah AS turun 2,09 juta barel pada pekan lalu. Harga diprediksi tetap di sekitar US$100 per barel hingga ada deeskalasi konflik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 7 Oktober 2026 pukul 07.48
Harga Minyak Menguat di Tengah Kenaikan Ekspor Timur Tengah
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 10.38
Ekspor dari Timur Tengah Menguat, Harga Minyak Dunia Turun ke US$100
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 09.57
Harga Minyak Dunia Turun ke US$101 usai G7 Lepas Cadangan Darurat
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 08.53
Harga Minyak Dunia Tergelincir Setelah Ekspor Timur Tengah Meningkat
Berita terkait
Harga Minyak Turun 1%, Pasar Mulai Redam Kekhawatiran Gangguan Pasokan Timur Tengah
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 09.17
Harga Minyak Turun Tipis, Pasar Tetap Waspadai Gangguan Pasokan Timur Tengah
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 08.09
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.58
Perang Iran Tak Kunjung Usai, AS Kirim Kapal Induk ke-3 ke Timur Tengah
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 12.14