PDIP Ingin Polisi Usut Tuntas Kerusuhan Demo 27 Agustus, Tak Perlu Takut Hadapi GRIB
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendesak kepolisian mengusut tuntas kerusuhan yang terjadi setelah aksi demonstrasi 27 Agustus 2026, termasuk dugaan keterlibatan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya. Dalam peristiwa tersebut, seorang pedagang cermin tewas dalam kericuhan di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Elite PDIP, Puan Maharani meminta penyelidikan dilakukan berdasarkan bukti dan semua pihak yang terbukti terlibat ditanggung jawab sesuai hukum. Puan menekankan bahwa penyelidikan harus dilakukan tanpa pandang bulu untuk memastikan kebenaran dan keadilan tercapai. Sementara itu, media sosial ramai mengaitkan GRIB Jaya dengan kerusuhan tersebut, meskipun tudingan ini mas masih perlu diverifikasi oleh aparat penegak hukum. DPP GRIB Jaya membantah klaim bahwa kehadiran Ketua Umumnya, Rosario de Marshal alias Hercules, bertujuan provokasi. Mereka menyatakan kehadiran Hercules di lapangan bertujuan untuk memantau situasi, membantu menjaga keamanan, dan mendorong kondisi tetap kondusif. Namun, penyelidikan resmi masih berlangsung untuk memastikan fakta di balik kejadian tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 September 2026 pukul 10.47
Tersangka Kerusuhan Usai Demo di Jakarta Bertambah Jadi 49 Orang
Berita terkait
Habib Bahar Soal Pengeroyokan di Pejompongan: Pokoknya Itu Pelaku, Mau Ormas-ormas, Mau GRIB...
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 15.16
Simbol Antikorupsi DKI Kini Dipertanyakan: Ahok vs Rekam Jejaknya Sendiri
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 11.40
Tolak RUU Perampasan Aset, Sikap Ahok Cerminan PDIP?
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 11.10
Bambang Tewas, Polisi Harus Ungkap Massa Misterius pada Demo 27 Agustus
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 09.37