Simbol Antikorupsi DKI Kini Dipertanyakan: Ahok vs Rekam Jejaknya Sendiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan kader PSI, Ade Armando, menganggap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dulu simbol antikorupsi saat menjabat Gubernur DKI Jakarta. Namun, Ahok kini dipertanyakan karena menolak pengesahan RUU Perampasan Aset. Ahok menyatakan kekhawatangan atas potensi penyalahgunaan undang-undang tersebut dan menilai regulasi tidak efektif untuk mencegah korupsi. Ia lebih memeduli penerapan pembuktian terbalik bagi kekayaan pejabat negara. Sementara itu, anggota DPR Rike Diah Pitaloka (PDIP) mendukung penyegeraan UU Perampasan Aset.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 2 September 2026 pukul 10.15
KPK Dukung RUU Perampasan Aset untuk Beri Efek Jera Koruptor
JawaPos · 2 September 2026 pukul 08.45
Alasan DPR Belum Buka Draf RUU Perampasan Aset ke Publik: Masih Dirapikan
JawaPos · 1 September 2026 pukul 18.47
KPK Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset untuk Maksimalkan Pengembalian Uang Hasil Korupsi
JawaPos · 1 September 2026 pukul 10.45
KPK Dukung RUU Perampasan Aset segera Disahkan, Penting untuk Pulihkan Kerugian Negara
Berita terkait
Tolak RUU Perampasan Aset, Sikap Ahok Cerminan PDIP?
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 11.10
Bukan Cuma Dipenjara, KPK Ingin Koruptor Kehilangan Hasil Kejahatannya
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 19.27
Cerita Djarot Pertama Kali Kenal Ahok: Sama-Sama Kepala Daerah yang 'Kere' di Tiongkok
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 13.32
Optimalkan Pengembalian Uang Negara, KPK Dukung Pembahasan RUU Perampasan Aset Dipercepat
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 10.30