Pedagang Pasar Tak Lagi Menunggu Pembeli: Ketika Lapak Tradisional Masuk Dunia Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497187/original/098780300_1770619938-IMG-20260209-WA0022.jpg)
Pedagang pasar rakyat Indonesia mulai memanfaatkan teknologi digital untuk menjual barang secara online, memperluas jangkauan konsumen di luar lingkungan pasar fisik. Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyatakan digitalisasi membuka peluang bagi pedagang untuk berjualan melalui sistem pembayaran online dan platform digital. Pemerintah telah memberikan fasilitas digital kepada 6.870 pasar rakyat dan lebih dari 300.000 pedagang pada 2025, termasuk pelatihan penggunaan kanal penjualan daring. Perubahan ini membuat lapak fisik tidak lagi satu-satunya tempat bertemu konsumen, sementara teknologi juga membuka akses pasar internasional melalui platform InaExport.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 15.50
300 Ribu Pedagang Pasar Dilatih Jualan Online, Ini Hasilnya
Berita terkait
6.870 Pasar Rakyat Mulai Go Digital, 300 Ribu Pedagang Ikut Beradaptasi
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 14.31
Pemprov DKI Beri Keringanan PBB-P2 5 Persen hingga 30 September 2026
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 10.38
40% Bisnis di RI Pakai AI-Pendapatan Naik, Begini Penjelasan Airlangga
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 13.20
Penjelasan Samsat Jabar Soal Pengesahan STNK Tetap Diperlukan Seusai Bayar PKB Online
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 15.30