WIKA Optimistis Pengambilalihan Whoosh bikin Kinerja Keuangan Membaik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyatakan optimisme bahwa pengambilalihan pengelolaan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), yang dioperasikan sebagai Whoosh, oleh pemerintah akan memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan perseroan. Direktur Keuangan WIKA, Mulyadi, menjelaskan bahwa saat ini kinerja keuangan WIKA masih terdampak negatif akibat menjadi pemegang saham KCIC yang mencatatkan imbal hasil negatif. Karena WIKA masih menjadi pemegang saham KCIC, perseroan diharuskan memperhitungkan kerugian tersebut dalam laporan keuangannya, sehingga memberikan tekanan pada laba rugi konsolidasinya.
Menurut Mulyadi, dengan pengambilalihan kepemilikan sebesar 60 persen saham KCIC oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui konsorsium BUMN, kinerja keuangan WIKA diperkirakan akan membaik secara signifikan. Sementara 40 persen saham yang tersisa akan tetap dikuasai oleh konsorsium China, yakni Beijing Yawan HSR Co. Ltd. Proses pengambilalihan ini diharapkan dapat rampung dalam tahun 2026.
Mulyadi menekankan bahwa pengambilalihan ini tidak hanya akan mengurangi beban keuangan negatif yang saat ini dialami WIKA, tetapi juga meningkatkan daya tampil keuangan perseroan secara keseluruhan. Dengan demikian, WIKA berharap dapat memulihkan kinerja keuangan yang lebih baik pasca-pengambilalihan selesai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 14.21
Kereta Cepat Bikin Rugi, WIKA Senang Saham KCIC Mau Diambil Kemenkeu
Berita terkait
Purbaya Buka-bukaan Rencana Ambil Alih Utang Whoosh 15 September
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 19.00
Pengamat: Porsi WIKA di PSBI Diambil Alih Bisa Selamatkan Masyarakat
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.14
Kemenkeu Ambil Alih Saham BUMN di KCIC, PSBI Bakal Dibubarkan?
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 21.21
Soal Langkah Restrukturisasi Utang KCIC, Pemerintah Diminta Hati-Hati
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 06.20