Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Bidik Realisasi Investasi Rp2.322 Triliun di 2027

Pemerintah menargetkan realisasi investasi mencapai Rp2.322 triliun pada 2027, meningkat dari target 2026 sebesar Rp2.041 triliun. Target ini menjadi bagian dari kebutuhan investasi total Rp13.032 triliun selama 2025–2029, mendukung sasaran pertumbuhan ekonomi 5,8–6,5 persen. Menteri Investasi Rosan P Roeslani menegaskan investasi ini berasal dari penanaman modal badan usaha dalam dan luar negeri, bukan belanja negara.

Pada Semester I 2026, realisasi investasi hilirisasi mencatat Rp300,1 triliun (29,7 persen dari total investasi nasional), tumbuh 6,9 persen year-on-year. Sektor mineral mendominasi sebesar Rp206,5 triliun, terdiri dari nikel, bauksit, tembaga, besi baja, dan pasir silika. Sektor lain meliputi perkebunan dan kehutanan (Rp54,4 triliun), minyak dan gas bumi (Rp35,4 triliun), serta perikanan (Rp3,8 triliun). Sebanyak 75,7 persen investasi hilirisasi tersebar di luar Pulau Jawa, utamanya Sulawesi Tengah dan Maluku Utara.

Pemerintah akan memperluas hilirisasi ke komoditas bernilai tambah tinggi seperti semikonduktor, bioetanol, produk turunan kelapa, dan rumput laut. Rosan menekankan sektor perkebunan dan kehutanan meski nominal investasinya lebih kecil, namun penyerapan tenaga kerjanya lebih besar dibanding sektor mineral.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait