Pemerintah Kaji Pembiayaan Whoosh Agar Tak Menguras APBN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan pemerintah sedang melakukan due diligence terhadap pembiayaan Whoosh untuk menghindari beban fiskal pada APBN 2027. Proses penyelesaian masih berlangsung dengan beberapa tahapan awal, belum ada keputusan akhir mengenai skema pembayaran utang. Pemerintah tetap memprioritaskan keberlanjutan operasional kereta cepat Whoosh sambil mencari solusi yang dapat menekan dampak keuangan negara. KAI sebelumnya telah mengakui beban finansial Whoosh dan mengarahkan Kemenkeu untuk menangani masalah tersebut. Luhut juga sempat membahas kelanjutan Whoosh serta mobil listrik dalam pertemuan dengan Menlu China Wang Yi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 12.10
Kemenkeu Cari Cara Bereskan Utang Whoosh, APBN Jangan Sampai Terbebani
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 17.25
Kemenkeu Masih Cari Skema Penataan Pembiayaan Whoosh Agar Tak Bebani Fiskal
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 10.32
Luky Alfirman, Dicopot Purbaya Kini Jadi Wamenkeu
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 09.45
Utang dan Saham Whoosh Belum Dialihkan, Kemenkeu Masih Lakukan Kajian
Berita terkait
Kemenkeu Bicara Nasib Utang Whoosh usai Pencopotan Purbaya, Dibebankan APBN?
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 19.47
Kemenkeu Belum Bayar Cicilan Rp 37 T Kopdes Merah Putih, Ini Sebabnya
Detik.com · 18 September 2026 pukul 16.39
Whoosh Tak Pakai APBN, Tapi Kemenkeu Masih Hitung Nilai Saham dan Kewajibannya
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 14.21
60 Persen Saham Whoosh Bakal Dikelola SMV Fiskal
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.44