Pemerintah Siapkan 30.000 Kopdes, Demi Putus Ketergantungan Masyarakat ke Rentenir dan Pinjol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah akan menyiapkan sekitar 30.000 bangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) yang meliputi gudang, gerai, dan perlengkapan lainnya. Program ini bertujuan untuk menyediakan kebutuhan pokok masyarakat serta mendukung perekonomian di tingkat desa dan kelurahan. Menteri Koperasi dan Ketua Harian MES, Ferry Juliantono, menyatakan bahwa keberadaan Kopdes diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap praktik rentenir dan pinjaman online (pinjol) secara bertahap. "Masyarakat sekarang banyak terjerat oleh praktik rentenir, pinjaman online, dan lain sebagainya. Insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama, kita bisa mengatasinya sedikit demi sedikit dengan keberadaan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih," ujar Ferry dalam acara Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2026 di Jakarta. Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Dicky Kartikoyono, menyatakan bahwa penilaian terhadap efektivitas Kopdes menjadi tanggung jawab Kementerian Koperasi. OJK belum melakukan penilaian terkait tata kelola dan analisis kredit Kopdes, sehingga hal tersebut perlu dijelaskan oleh Kementerian Koperasi sebagai pelaku program.
Bagikan
Berita terkait
Danantara: PNM Bakal Masuk Kopdes untuk Berantas Rentenir di Desa
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 20.02
Pinjol hingga Scam Mengintai, OJK Minta Literasi Finansial Dimulai dari Sekolah
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 20.08
Utang Pinjol Masyarakat Menggunung, AFPI Putar Otak Guna Cegah Nasabah Gali Lubang Tutup Lubang
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 17.35
Jangan Asal Tagih! OJK Tegaskan Pengguna Paylater dan Pinjol Punya Hak yang Sama
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 20.00