Pengamat Minta Pembentukan BLU Batubara Ditunda untuk Jaga Keadilan Usaha
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Singgih Widagdo, Ketua IMEF, meminta pemerintah menunda pembentukan BLU pengelola batubara karena berpotensi menambah kompleksitas tata kelola pasokan batubara. Ia menilai draf Perpres memberikan kewenangan luas BLU mulai dari rekonsiliasi kebutuhan, perencanaan, pengadaan hingga distribusi batubara, termasuk hak membeli langsung dari pemilik tambang dan melakukan kontrak jangka panjang. Singgih menekankan pentingnya transparansi agar seluruh pelaku usaha mendapat perlakuan adil, terutama dalam penentuan pemasok dan volume kontrak. Dengan 799 izin usaha pertambangan batubara yang beragam, ia khawatir BLU akan kesulitan menjadi pembeli tunggal dan menjual kembali ke kelistrikan umum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 03.44
Pemerintah Diminta Menunda Pembentukan BLU Batubara
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 15.23
Hilirisasi Tambang jadi Penopang Ketahanan Indonesia, dari Pertahanan hingga Energi
Berita terkait
Haji Isam Siap Akuisisi 62,2 Persen Saham Bayan Resources
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 08.59
Hanya Fokus Pada Industri, Keseimbangan Pasokan Komoditas Disorot
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 16.33
Terminal LPG Tanjung Sekong Jaga Pasokan 40% Kebutuhan LPG Nasional
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 22.10
Wadirut Pertamina Ungkap Jurus Dukung Ketahanan Energi Nasional
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 20.36