Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perusahaan pembiayaan daring (Pindar) ilegal menggunakan data alternatif seperti nomor HP aktif selama 10 tahun untuk menilai kelayakan kredit calon nasabah, menggantikan skor kredit konvensional. Ketua Bidang Humas AFPI Kuseryansyah menjelaskan, nomor HP yang aktif dan stabil selama satu dekade menunjukkan scoring minimum tanpa perlu melihat tabungan maupun gaji. Indonesia menjadi negara terbesar target Pindar berdasarkan populasi, karena seluruh lapisan masyarakat berhak mendapat akses kredit, bukan hanya kelas menengah dan atas. Per November 2025, outstanding pembiayaan Pindar mencapai Rp94,85 triliun dengan pertumbuhan tahunan 25,45%. Kebutuhan pembiayaan nasional diperkirakan Rp2.650 triliun, sementara lembaga keuangan konvensional hanya menopang Rp1.000 triliun, menyisakan celah Rp1.650 triliun. Riset EY memperkirakan kebutuhan pembiayaan UMKM pada 2026 bisa mencapai Rp4.300 triliun dengan credit gap Rp2.400 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 16.36
Dana Asing Masuk Rp 17 Triliun, OJK: Industri Pindar Indonesia Masih Menarik
Berita terkait
Dongkrak Peran Pindar, DPR Tekankan Hal ini!
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 11.13
Memasuki Era Baru, Fintech Lending Days 2026 Perkuat Ekosistem Pindar
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.16
Kontribusi Terhadap UMKM Naik Terus, OJK Dorong Pertumbuhan Pindar
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 18.30
Peran Pindar Makin Besar, Pembiayaan ke UMKM Tumbuh 23,25 Persen
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.11